BTL1 vs Security+: Mana yang Harus Anda Ambil Duluan?
Perbandingan praktis Security+ dan BTL1, dan mengapa urutan penting jika Anda menargetkan peran SOC analyst.
Kedua sertifikasi sering muncul di forum karir blue team, tetapi keduanya menguji hal yang sangat berbeda. Security+ adalah ujian fondasi keamanan IT yang luas. BTL1 (Blue Team Level 1 dari Blackpoint Cyber) adalah sertifikasi praktis berbasis skenario yang dibangun di sekitar tugas SOC analyst sebenarnya: analisis log, incident response, digital forensics, dan penggunaan tools seperti Wireshark, Autopsy, dan Velociraptor. Memutuskan mana yang harus diambil lebih dulu tergantung di mana Anda memulai.
Apa yang sebenarnya diuji setiap sertifikasi
Security+ (SY0-701 sesuai revisi terkini) mencakup berbagai konsep keamanan: konsep keamanan umum, ancaman dan kerentanan, arsitektur keamanan, operasi keamanan, dan manajemen/pengawasan program. Ini multiple choice ditambah beberapa pertanyaan berbasis performa. Anda bisa lulus dengan menghafal konsep dari panduan belajar tanpa pernah menyentuh SIEM atau packet capture asli.
BTL1 berbeda dalam struktur dan tujuan. Ini adalah ujian praktis open-book 24 jam yang terbagi di empat domain: Security Fundamentals, Incident Response, Digital Forensics, dan Security Information and Event Management (SIEM). Anda diberi skenario, artefak asli, dan Anda menulis laporan insiden berdasarkan apa yang Anda temukan. Tidak ada bagian multiple choice yang memungkinkan Anda menebak-nebak. Jika Anda tidak bisa benar-benar mendiagnosis host yang dikompromikan atau membaca memory dump, Anda tidak akan lulus.
Mengapa urutan penting bagi pemula
Jika Anda tidak memiliki latar belakang sama sekali dalam networking, OS internals, atau terminologi keamanan dasar, langsung terjun ke BTL1 sangat berat. Ujian mengasumsikan Anda sudah tahu apa itu five-tuple, cara kerja TCP handshakes, dan cara membaca Windows Event Logs pada level dasar. Security+ tidak akan membuat Anda siap kerja, tetapi memberikan Anda bahasa bersama: CIA triad, tipe serangan umum, dasar PKI, model kontrol akses. Kosa kata itu membuat materi BTL1 lebih mudah dipahami daripada terasa seperti Anda belajar dua hal sekaligus — fondasi keamanan dan cara mengambil ujian praktis.
Security+ juga lebih murah (sekitar $404 USD sesuai tulisan ini) dan lebih luas diakui oleh filter HR dan persyaratan kontrak pemerintah (ada dalam daftar baseline DoD 8570). Jika Anda membutuhkan sertifikasi untuk melewati sistem pelacakan pelamar untuk posting analyst entry-level, Security+ sering kali melakukan pekerjaan itu lebih baik daripada BTL1 saja.
Mengapa beberapa orang langsung ke BTL1
Jika Anda sudah memiliki latar belakang networking atau sysadmin — misalnya Anda pernah bekerja help desk atau NOC, atau telah menyelesaikan sesuatu seperti Network+ atau kombinasi CompTIA A+/Network+ — Security+ mungkin terasa seperti mengulang hal yang sudah Anda ketahui. Dalam hal itu, melompat ke BTL1 memberi Anda kredensial yang hiring managers di peran spesifik blue team cenderung menilai lebih berat, karena membuktikan Anda bisa benar-benar melakukan pekerjaan analyst, bukan hanya mendefinisikannya.
BTL1 juga persiapan lebih baik jika tujuan Anda adalah peran SOC analyst atau incident response khusus, daripada posisi keamanan generalis. Skills-nya tumpang tindih langsung: parsing logs di tools gaya Splunk, memahami process trees, mengenali pola lateral movement. Security+ menyentuh topik ini di level permukaan; BTL1 membuat Anda mendemonstrasikannya.
Jalur default yang masuk akal
Untuk seseorang tanpa latar belakang keamanan: Security+ duluan, kemudian BTL1. Berikan diri Anda 2-3 bulan untuk persiapan Security+ tergantung pengetahuan IT dasar Anda, lalu 2-3 bulan lagi membangun skills hands-on (TryHackMe's SOC Level 1 path, Blue Team Labs Online, dan skenario CyberDefenders) sebelum mencoba BTL1.
Untuk seseorang yang datang dari IT support, networking, atau latar belakang computer science: Anda bisa dengan masuk akal langsung ke BTL1, terutama jika posting pekerjaan atau employer target Anda secara spesifik menghargainya dibanding Security+. Beberapa tim SOC sekarang mencantumkan BTL1 sebagai sama dengan atau disukai daripada Security+ untuk tier-1 analyst hires, karena ini prediktor performa on-the-job yang lebih baik.
Tradeoff biaya dan waktu
BTL1 lebih mahal daripada Security+ dan memerlukan investasi waktu asli dalam praktik lab hands-on sebelumnya — tidak ada jalan pintas melalui flashcard hafalan. Jika budget ketat, Security+ memberi Anda kredensial yang diakui lebih cepat dan murah, dan Anda bisa membangun skills relevan BTL1 gratis menggunakan CyberDefenders dan Blue Team Labs Online sebelum berkomitmen pada biaya ujian.
Tidak ada sertifikasi yang sendiri membuat Anda dipekerjakan. Pasangkan mana pun yang Anda pilih dengan home lab, CTF atau dua yang terdokumentasi, dan catatan yang bisa Anda jelaskan dalam interview.
Untuk lebih lanjut tentang membangun skills hands-on yang kedua sertifikasi asumsikan Anda sudah miliki, lihat segmen Blue Team dan Digital Forensics Korra Studio.
Ditulis dengan bantuan AI, ditinjau dan dipublikasikan oleh Michal Pilch (CISSP), Korra Studio.
Ini satu catatan dari basis pengetahuan Korra Studio — platform ini memasangkan setiap topik dengan bimbingan privat.
Mulai gratisarrow_forward